Main Author and Conceptor


Ronny, MD., M.Kes., AIFO., Ph.D
Departement of Physiology
Universitas Padjadjaran
Bandung
West Java-Indonesia
Contact : ronny.lesmana@unpad.ac.id

Sunday, August 26, 2012

Apa yang diharapkan pada Essay Beasiswa?

Beasiswa adalah salah satu faktor penting yang sangat menentukan bagi sebagian besar orang untuk melanjutkan studi. Kondisi perekonomian yang semakin sulit membuat faktor beasiswa ini menjadi semakin penting. Didalam proses mendapatkan beasiswa, biasanya terbagi dalam 2 tahap. ada tahapan administrasi dan wawancara.
Tahapan administrasi merupakan yang tersulit.  Mengapa demikian? Hal ini dikarenakan melalui berkas berkas yang kita ajukan, kita harus bisa membuat pemeriksa terkesan dan ingin mengetahui lebih lanjut mengenai diri kita melalui interview.
Kalau boleh berkata jujur, sebenarnya bedanya sangat tipis antara satu apllicant dengan aplicant yang lain. Antara sesama pelamar sangat mungkin memiliki background study, kemampuan bahasa asing, kemampuan berorganisasi yang sama baik dan ditambah nilai/prestasi akademik yang penuh nilai A. Jadi dimana yang menjadikan faktor yang membedakan.

Faktor yang membedakan adalah kejelian dari pelamar beasiswa untuk mengeti apa yang diinginkan oleh pemberi beasiswa melalui essay yang diminta. Dalam tulisan Essay, akan tergambar karakter pelamar beasiswa :
misalnya :
- Ceritakan mengenai riwayat pekerjaan terdahulu
Dari pertanyaan ini Pemberi Beasiswa ingin mengenal pribadi anda. apa yang anda kerjakan dahulu menunjukan siapa anda. Misal anda bekerja sebagai karyawan perusahaan A, namun anda juga mengatakan bahwa anda terbiasa membantu menjadi panitia 17 agustus di kampung (menunjukkan anda mampu bekerja sama dengan orang dan punya kemampuan organisasi), atau bekerja sebagai tenaga sosial kesehatan di panti Jompo (anda seorang yang perduli pada sesama)
- Alasan anda melanjutkan study :
dari jawaban anda, pembaca bisa tahu orang seperti apa anda, bagaimana cara anda berpikir, dan karakter anda. Pemberi  beasiswa ingin melihat alasan riil yang bukan dibuat buat. Seringkali kita terjebak dengan membuat alasan yang melankolis dan cenderung untuk minta dikasihani.
misalnya : ingin membahagiakan orang tua, memperbaiki nasib dan mengubah nasib, tentu ini tidak sepenuhnya salah. Kita memang butuh BEASISWA tapi bukan mengemis beasiswa dengan menjual kisah hidup pribadi. Buatlah alasan yang jelas dan tidak bertele tele, karena pada dasarnya para pemberi beasiswa pasti bisa menangkap kesulitan anda.
Contoh jawaban :
Anda harus bisa keluar dari individu centris saat anda ditanya seperti ini, pemberi beasiswa mengharapakan anda menjadi pribadi yang jauh lebih berguna dari pada lingkup pribadi dan keluarga.
Jadi belajarlah mejawab dengan membuat point. Point pertama tujuan pribadi : mengembangkan kapasitas pribadi, level keilmuan dan menjadi seorang ahli di bidangnya. Point kedua ingin mengimplentasikan ilmu yang didapat untuk bangsa dan negara. Jangan menjawab terlalu muluk, tetapi yang memang wajar dan bisa anda lakukan.
- Sebutkan rencana anda dalam 10 atau 20 tahun mendatang
pertanyaan ini bertujuan menyelidiki karakter anda dan cara berpikir konstruktif.
Pemberi beasiswa ingin meyakinkan bahwa anda merencana semuanya dengan baik termasuk melanjutkan study ini bukan hanya asal sekolah dan mendapatkan gelar kemudian mendapatkan gaji yang lebih besar.
Pertanyaan ini bersambung dengan pertanyaan *mengapa melanjutkan study*,
misalnya anda ingin berdampak pada bangsa dan negara-- anda bisa berkata bahwa saya ingin masuk menjadi pegawai pemerintah agar ilmu pemerintahan yang saya pelajari dapat saya gunakan untuk menata birokrasi yang kacau di daerah saya. Dalam 20 tahun saya berharap saya dapat menjadi kepala biro dan ikut andil dalam mengambil kebijakan untuk daerah saya. Jangan jadi terkesan sombong dan berlebihan

Saat anda membuat resume diri yang baik, penyeleksi akan penasaran dengan anda dan akan mengundang anda di sesi wawancara untuk mengetahui tentang diri anda lebih detail.
Dengan menulis Essay yang baik 80% anda menuju Interview/wawancara yang artinya 50% menuju beasiswa yang anda harapkan.
Selamat merenungkan dan mencoba